Sunday, 9 April 2017

Cara Mengatasi Laptop Yang Lemot dan Penyebabnya


Mengatasi Laptop Yang Lemot Dan Lelet
Semua orang tentu mengalami masalah pada laptop mereka, masalah tersebut adalah lemotnya kinerja pada laptop mereka yang secara tiba-tiba. ketika sedang asyik-asyiknya berselancar di dunia maya atau sedang menggarap sebuah tugas, tiba-tiba laptop terasa sangat lelet atau lemot. Sama seperti elektronik lainya, laptop juga butuh perawatan yang tidak bisa kita sepelekan. Namun jika dirasa sudah sangat parah kita bisa menginstal ulang laptop kita atau juga bisa meng-upgrade laptop tersebut.
Ada 10 hal yang bisa menyebabkan laptop menjadi lambat, yang semuanya itu akan kita bahas sampai tuntas beserta cara menanggulanginya. Dan pada pembahasan ini saya menggunakan windows 7.


Spesifikasi Laptop
 Saat kita membeli laptop, perhatikanlah spesifikasi laptop yang akan kita beli. Perhatikan juga tujuan kita membeli laptop untuk apa?. apakah untuk bekerja, bermain game, editing, blogging, dll. usahakanlah membeli laptop dengan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan anda. Jika tujuan kita dalam membeli laptop adalah untuk gaming, maka usahakanlah membeli laptop dengan spesifikasi yang tinggi. jika kita membeli laptop dengan spesifikasi yang rendah, maka laptop kita akan terasa lambat karena kerja laptop tersebut tidak akan maksimal.
Kekurangan Memory RAM
Pada dasarnya penyebab dari lemotnya laptop adalah kurangnya kapasitas RAM yang ada pada laptop tersebut. Karena RAM adalah memory sementara yang bekerja dalam menjalankan sebuah program yang terinstal pada laptop. Untuk itu, sebelum kita membeli sebuah laptop pilihlah laptop yang mempunyai kapasitas yang sesuai dengan tujuan kita. Kalau tujuan kita untuk menjalankan program yang berat-berat maka pilihlah dengan RAM yang tinggi. saya merekomendasikan bagi anda pilihlah laptop dengan RAM yang berkapasitas minimal 4 GB dengan processor Intel Cora i3 atau Intel Core i5 dan dengan sistem operasi windows 7 64 bit.
Terlalu Banyak Menginstall Program Pada Laptop.
Hal inilah yang selalu sering orang lakukan. menginstall program yang tidak terlalu penting, sangking banyaknya program yang terinstall pada laptop maka akan semakin berat yang dikerjakan laptop tersebut. keadan inilah yang membuat memory RAM menjadi penuh dan laptop menjadi lemot. Sebaiknya install-lah program yang penting-penting saja. dan un-install-lah program yang tidak pernah anda pakai.
Terlalu Banyak Startup Program dan Service Yang Aktif
Proses Startup adalah merupakan proses awal pada laptop. Maka semakin banyak program pada Startup yang aktif, maka laptop akan terasa lambat atau lemot. Hal ini berkaitan dengan seberapa banyak program yang terinstall pada laptop. Semakin banyak program yang terinstall maka semakin banyak pula service yang akan dijalankan ketika windows startup. Dan cara mengatasi laptop lemot dengan sebab ini adalah dengan menonaktifkan aplikasi maupun service yang tidak digunakan pada saat proses Startup.
Temporary File Yang Sudah Membengkak
Temporary file adalah kumpulan file yang sifatnya tidak permanen alias sementara serta akan menumpuk setelah program selesai dijalankan. Sebagian orang menyebutkan bahwa Temporary file ini adalah file sampah. Idealnya, Temporary file ini harus segera dihapus setelah selesai menggunakan program. tanpa kamu sadari, file-file Temporary ini semakin membengkak dan memenuhi Hardisk hal ini menjadikan laptop menjadi lemot. 
Lokasi penyimpanan Temporary file ini adalah di  C:\Users\AppData\Local\Temp. Untuk membersihkan file sampah ini, anda bisa menghapus file yang ada dilokasi tersebut atau anda bisa menggunakan program pembersih Disk CleanUp untuk membersihkanya. Dengan begitu laptop akan bersih dari file sampah dan menjadikan laptop tidak lemot lagi.


File Data (Berantakan)
Selain melakukan pembersihan pada file-file sampah ( Temporary File ) atau Disk CleanUp, agar beban laptop tidak berat dan menjadi ringan anda juga harus melakukan Disk Defragment. Tools bawaan Windows ini akan membantu merapikan penempatan file-file dan program yang tersimpan pada laptop. Dengan itu akan meningkatkan kecepatan laptop dalam proses melakukan searching data yang kita inginkan karena data tidak terpencar lagi. dengan ini laptop tidak menjadi lemot karena terpencarnya tempat penyimpanan file.


Banyaknya AntiVirus yang Terinstall Pada Laptop
Anti Virus berguna sebagai Security pada laptop kita. Dengan memasang Anti Virus, laptop akan aman dari serangan Virus komputer yang sangat berbahaya. Namun, bukan berarti semakin banyak program Security yang terinstall sekaligus, akan menjadikan laptop semakin aman. Hal ini malah bisa membuat beban kerja laptop kita akan semakin berat. Untuk masalah Security Windows, anda cukup melakukan Update, aktifkan Windows Firewall, dan gunakan satu saja AntiVirus yang tidak membebankan laptop. dengan begitu laptop tidak akan lemot.


Hardisk Yang Bermasalah
Tidak hanya masalah memory RAM yang membuat laptop menjadi lemot. Masalah yang terjadi pada Memory Hardisk juga bisa menyebabkan laptop akan menjadi lemot. Beberapa penyebab Hardisk bermasalah diantaranya adalah kapasitas Hardisk yang sudah penuh, dan Hardisk yang mengalami error atau Bad Sector. Cara untuk mengatasinya adalah dengan melakukan Upgrade kapasitas Hardisk dan usahakan Hardisk selalu dalam keadaan bersih. dengan begitu laptop tidak akan menjadi lemot.
Komponen Hardware Yang Terlalu Panas
Menurunya kinerja komputer juga bisa disebabkan oleh Hardware yang terlalu panas (overhead). komponen Hardware yang bisa Overhead adalah Hardisk, VGA Card, Processor, atau CPU. Untuk itu usahakanlah untuk menjaga sirkulasi udara pada laptop sehingga komponen terbebas dari debu dan dapat bekerja dengan lancar.
Hindari menggunakan laptop pada permukaan yang empuk seperti kasur, karena bisa meningkatkan kadar suhu panas pada laptop. Ada baiknya menggunakan coolingpad agar komponen pada laptop tetap dingin sehingga laptop tidak panas dan lemot.



Itulah beberapa penyebab masalah laptop menjadi lemot dan cara mengatasinya. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua dalam menangani laptop yang lemot. terima kasih